Cerpen Islami " Bidadari yang telah di panggil ke surga"

Cerpen Islami 'Bidadari Yang Telah Di panggil kesurga'_ Satu lagi cerpen kiriman dari reader, Syarifah Ambami Al - Bahruddin .

Sedikit pesan untuk syarifah, Tulisannya ku edit dulu ya biar enak di baca. Makanya rada lamaan di postinganya. Secara tanda bacanya banyak yang kacau. Salah satunya harusnya pada percakapan mengunakan tanda petik (") duluan baru titik (.). Bukan sebaliknya. Oke?...

Penasaran sama ceritanya?. Yuks kita baca bareng bareng.


Cerpen Islami

Sinarnya matahari yg keemasan dan kicauan burung yg indah di dengar dan hembusan angin pagi yg menyegarkan tubuh.

"Syafa, ayo bangun sudah pagi,nanti telat ke sekolah. “Suara bunda mengagetkan lamunanku.

"Iya bun" Ucapku sambil mengikat rambutku yg panjang.

Aku buru-buru ke kamar mandi, setelah selesai. Tiba-tiba ada yang mengetok pintu kamarku.

"Syafa, ayo cepat sarapan, itu ada Manda nunggu di ruang makan “ucap Bunda.

"Iya bun, suruh tugguin" ucapku sambil memasang sepatu berwarna putih.

Aku bergegas menuju ruang makan. Selesai makan aku mencium tangan bunda dan ayah,itulah kebiasaanku sebelum berangkat ke sekolah.

"Bunda,ayah aku berangkat dulu“ teriak ku dari luar rumah sambil menaiki sepeda berwarna hijau.

"Iya sayang “ucap Bunda dan Ayah, sambil tersenyum melihat tingkah laku ku.

Aku pergi ke sekolah selalu bersama dg sahabat ku Manda, seperti kata pepatah Dimana ada gula pasti disitu pula ada semut. Tapi kalau kataku Dimana ada aku disitu juga pasti ada Manda, Hehe.

Gak terasa Akhirnya nyampe’ juga kesekolah, Aku pun segera memarkirkan sepedaku.
Aku dan Manda sekolah di MA.DARUSSALAM kumalasa,Setelah memarkirkan sepeda, Aku dan Manda langsung menuju ke kelas.

"Pagi Fa“ Sapa Indra alias orang yg ku kagumi selama ini.

"Pagi juga Dra“ jawabku pada Indra sambil tersenyum.

Tiba-tiba Mrs.Nina datang, keadaan kelas pun berubah. Tadinya seperti pasar sekarang berubah drastis menjadi seperti masjid. Mrs.Nina adalah guru bahasa.Inggris ku, bisa di bilang juga guru favoritku.

"Good morning Student“ ucap Mrs.Nina.

"Good morning Teacher“ jawab murid kelas X1, dg penuh semangat.

Selama pelajaran berlangsung,tiba-tiba kepala ku terasa sakit, dan ingin muntah.

"Kamu kenapa Fa?“ Tanya Manda sambil memegang pundakku.

"Aku gak apa-apa kok Man“ Jawabku pada sahabatku itu.

"Kalau gak kenapa-kenapa kok muka kamu pucat gitu, Kamu sakit ya?“ ucap Manda penasaran.

"Gak kok Manda,aku gak apa-apa. Sudah waktunya Pulang ni, pulang yuk Man!“ jawab ku sambil meyakinkan Manda.

"Oke! Tapi kamu duluan aja, tunggu aja di tempat parkir“ ucap Manda, sambil membereskan buku pelajarannya yg berantakan.

"Fa, pulang bareng aku yuk, Aku bawa mobil" Ucap Indra sambil memegang tanganku ditempat parkir.

"Makasih Dra, tapi aku sudah janji ma Manda untuk pulang denganya, apalagi aku bawa sepeda. Gak apa-apa kan? Kapan-kapan aja ya!" ucapku sambil melepaskan tangan Indra.

"OOw gitu, ya gak apa-apa, sampai ketemu besok" ucap Indra sambil masuk kedalam mobilnya.

"Oky Dra, sampai ketemu besok juga!" ucapku sambil melambaikan tangan pada Indra.

"Hkhmmmm, ada yg lagi PDKT nie" ucap Manda, sambil tertawa.

"Kamu ada-ada aja" ucapku dg ketus.

"Iya ya, aku minta maaf, gitu aja marah. Senyum dong!" ucap Manda sambil tersenyum.

Aku pun membalas senyumannya.

Setelah nyampek rumah, aku langsung ke kamar dan berbaring di ranjangku yg empuk.
Aku gak sadar, aku tertidur sampai jam 14.30, Aku lupa padahal Aku belum shalat Dzuhur.

Aku pun langsung ber gegas ngambil wudhu’ dan buru-buru untuk shalat. Setelah Aku baru habis mengerjakan shalat dzuhur, gak lama kemudian suara adzan pun ber kumandang menunjukkan waktu ashar.

Ketika selesai shalat, aku berdo’a, lalu tiba-tiba darah menetes dari hidungku. Aku pun kaget. Mengapa tiba-tiba hidungku keluar darah. Aku berencana,Besok datang sekolah aku berniat untuk pergi ke rumah sakit. Untuk memeriksakan keadaanku. Hari pun berlalu dg seiring berjalannya waktu. Datang sekolah aku langsung ingin pergi ke rumah sakit.

"Sayang, kamu mau kemana?" Tanya bunda.

"A..aku mau beli buku bun" jawabku, sambil ketakutan.

"Hati-hati Sayang di jalan" ucap bunda sambil menasehatiku.

"Iya bun,Bunda gak usah khawatir. Assalamu’alaikum" ucapku sambil mencium tangan bunda.

"Wa’alaikum salam Wr.Wb" jawab Bunda.

Setelah sampai di rumah sakit, Aku langsung memeriksakan keadaanku. Sebelum diperiksa. Dokter mengambil darahku. Setelah pemeriksaan selesai. Dokter memanggilku ke ruangannya.

"Apa yg terjadi pada ku dok? Aku gak kenapa-napa kan dok, aku sehat kan dok? ”Tanya ku dg penasaran.

"Saya tidak bisa memberitahu anda, telpon aja orang tua anda" jawab dokter dg sedih.

"Langsung bicarakan saja sama saya dok, saya mohon!" Ucap ku pada dokter.

"Saya harap anda bisa tegar, anda sebenarnya…………………… “ucap dokter dg suara terputus.

"Saya sebenarnya kenapa dok, kasih tau saya dok" ucapku sambil gugup.

"Anda sebenarnya mengindap penyakit kanker stadium akhir, penyakit ini sangat mematikan. Tapi Kalau anda ingin sembuh, Anda harus menjalani terapi tiap Minggu" ucap dokter sambil memberikan saran.

"Tidak dok, saya tidak mau menjalani terapi itu" ucap ku sambil berlari menangis keluar dari ruangan dokter.

Aku pun buru-buru pulang, karena takut bunda menungguku di rumah.

"Assalamu’alaikum" ucapku, di depan pintu.

"Wa’alaikum salam, sayang kamu kok lama banget beli buku nya?" ucap bunda dengan penasaran.

"Iya bun maaf, sudah dulu ya bun, aku capek mau ke kamar dulu" jawabku dengan buru-buru.

Aku segera ke kamar dan langsung mengunci pintu. Tanpa ingin ada se orang pun yg mengganggu.

Aku pun terbaring di ranjang, dan masih teringat kata-kata dokter tadi di rumah sakit, Kalau umur ku sudah tidak lama lagi. YA ALLAH, mengapa ini harus terjadi pada hamba? Tapi, jika ini memang sudah takdir yg sudah engkau tentukan untuk hamba. Hamba akan terima semua ini dg ikhlas.

Aku pun segera membuang obat-obatan dari dokter tadi, karena aku gak mau ada orang yg tau tentang penyakit ku ini. 4 Bulan pun telah berlalu. hari-hariku tak seindah seperti hari kemarin.

"Sayang, ayo sarapan, Manda sudah nungguin di bawah" ucap Bunda sambil mengetok pintu kamarku.

"Bun, bilang sama Manda , jalan aja duluan. Nanti aku bisa jalan sendiri".

"Nak Manda, kamu di suruh jalan duluan sama syafa" ucap bu suhainah alias bundanya syafa.

"Baik tante, bilang ma Syafa aku tunggu di sekolah. Assalamu’alaikum" ucap Manda sambil melihat ke pintu kamarku.

"Wa’alaikum salam".

Setelah Manda berangkat ke sekolah, aku pun langsung turun ke bawah.

"Bun, Manda sudah berangkat?" Ucapku pada bunda.

"Iya sayang, tadi ada pesan dari Manda, katanya di tungguin di sekolah".

"Ya udah bun, aku berangkat dulu" ucapku pada bunda.

"Kamu gak sarapan dulu?"ucap bunda.

"Gak bun, aku sudah telat, Assalamu’alaikum" ucapku, sambil meninggalkan Bunda.

"Wa’alaikum salam" jawab bunda.

Setelah sampai di sekolah, aku langsung ke kelas tempat ku belajar. Dan pada saat Manda ngajak Aku ngomong, Aku pura-pura gak dengar.

"Kamu kenapa sih Fa, kok ngediemin aku dari tadi. Kamu ada masalah apa?" ucap Manda.

"Jangan urusin aku, urus tu dirimu sendiri. Kamu kira kamu tu siapa? Berani negur-negur Aku" Ucap ku dg sinis pada Manda,sambil meninggalkannya sendirian di kelas.

Manda, maafin aku. Aku ngelakuin semua ini agar kamu bisa membenciku, agar setelah kepergianku nanti Kamu gak merasa kehilanganku. Begitu juga dg orang-orang yg Aku sayang. Aku harus bisa membuat semuanya membenciku. Walau pun ini sangat berat untuk ku.

Tiba-tiba ada suara yg memanggil ku dari belakang.

"Fa, habis sekolah aku mau ketemuan sama kamu, ada yg mau aku bicarakan. Aku tunggu ditaman dekat rumahmu" ucap Indra dg ter buru-buru.

Pulang sekolah,Aku sengaja tidak datang ke taman tempat Aku dan Indra janjian, karena Aku ingin membuat Indra membenciku.

"Fa, kamu kemana siich? Sudah 2 jam aku nungguin kamu di sini. “ucap Indra dalam hati.

Lalu Indra menghubungiku, tapi gak pernah ku angkat.

"Indra, maafin Aku" ucapku dalam hati dg merasa bersalah pada Indra.

Dan tiba-tiba ada sms masuk. Aku kira sms dari Indra, tapi ternyata dari Manda sahabatku.

From : AMANDA
+6285645424551

Sahabatku Syafa yg cantik, bagaimana kabarmu?
Aku kangen sama kamu yg dulu.
Kita bersahabat sejak kelas 4 SD/MI, Aku gak mau persahabatan kita hancur.
fa, nanti malam kamu datang ya ke acara hari ulang tahunku.
Jam 8 malam.
Aku tunggu !!!



Aku pun sengaja gak ngebalas sms Manda. Jam pun menunjukkan pukul 8 malam.

"Sayang, acaranya kita mulai aja ya?" Tanya ibu Manda.

"Tunggu bentar bun, Aku lagi nunggu Syafa. “Ucap Manda.

Jam pun sudah menunjukkan jam 9.

"Syafa, kamu kemana sich?" ucap Manda sambil khawatir.

"Sayang, sudah 1 jam kamu nungguin Syafa, dimulai aja ya! Mungkin Syafanya gak bisa datang. Kasihan kan teman-teman yg lain, dah capek nunggu" ucap bunda Manda sambil menasehati Manda.

"Tapi bun, eemmm ya udah dech".

Acara ulang tahun Manda pun selesai. Lalu Manda menelfon Syafa, tapi gak di angkat.
Lalu Manda smsin Syafa.

From : AMANDA
+6285645424551

Fa, kenapa kamu gak datang ke acara ulang tahunku?


From : SYAFA
+6285732415755

Aku sengaja gak datang ke acara ulang tahunmu, karena ulang tahunmu sama sekali gak penting buat ku. Dan jangan pernah hubungi aku lagi, jangan pernah main kerumahku. Karena aku tidak ingin menjalani persahabatan lagi dg mu.


YA ALLAH, Ampuni hamba. Karena hamba telah melukai hati sahabat hamba. Manda, andai kamu tau yg sebenarnya perasaanku. karena keadaan ini yg Memaksaku untuk melakukan semua ini. Aku do’akan moga di hari ulang tahunmu yg ke 17 ini, kamu bisa lebih dewasa, makin cantik, Diberikan Umur yg panjang, dan selalu dalam keadaan sehat wal’afiat. Mulai sekarang kamu harus bisa belajar menjalani hidup tanpa aku, kamu pasti bisa dapatin teman yg lebih Baik dariku.

Aku gak bisa menahan air mataku, menyakiti hati org-org yg ku sayang itu lebih sakit dari pada menahan Penyakitku ini.

Pagi pun tiba, dg sinar matahari yg sangat indah, tapi hatiku seperti kabut yg larut dalam kesedihan.

"Sayang ayo bangun, kamu kan mau sekolah" ucap bunda sambil mengecup keningku.

"Iya bun “ucapku membalas perkataan bunda.

"Sayang, mata kamu kenapa? Kok mata kamu bengkak gitu" Tanya bunda dg penasaran.

"Oow itu, itu Mungkin karena Aku kurang tidur bun" ucapku pada bunda.

"Mungkin mataku seperti ini gara-gara aku nangis semalaman" ucapku dalam hati.

Aku pun buru-buru mau pergi kesekolah. Sesampainya disekolah, lalu Aku ketemu Indra.

"Tega ya kamu, Aku nungguin kamu ditaman sampai kehujanan selama 2 jam. Tapi kamu sama
Sekali gak ngabarin aku. Gak ada sms, gak ada telfon. Ternyata Aku salah menilai kamu
selama ini. Aku kira kamu… sudah lupakan saja. Aku gak ingin ngelihat muka kamu lagi" ucap Indra sambil marah-marah dan meninggalkanku sendirian di luar kelas.

"Dra, maafin Aku" ucapku sambil melihat Indra yg sudah pergi meninggalkanku.

Lalu Aku masuk ke kelas. Ternyata sudah ada Manda dikelas. Dan Aku duduk disamping Manda, tapi Manda Menghindar dariku. Tidak lama kemudian pak somad pun datang untuk mengajar bahasa Indonesia. Bla..Bla..Bla..Bla..

Jam menunjukkan pukul 13.30, seperti biasa waktu jam pelajaran berakhir. Sesampainya dirumah, Aku langsung masuk kamar karena sudah tidak tahan lagi dg penyakitku.
Kepalaku terasa sakit, dan badan pun terasa lemas. Aku sudah tak berdaya lagi.
Lalu Aku pun segera mengambil kertas dan pulpen di tas sekolahku. Aku pun segera menulis surat

Di satu lembar kertas berwarna pink. Bla..bla..bla..bla…

"Sayang, ayo makan siang dulu. Tadi datang sekolah kamu belum makan.
Sayang Bunda buka Pintunya ya!" ucap bunda sambil membuka pintu kamarku.

"Ayaaaaaaahh………….! “teriak bunda pada ayah yg sedang berada di ruang tamu.

"kenapa bun?" ucap ayah dg kaget mendengar teriakan bunda.

"Syafa yah," ucap bunda sambil menangis.

"Syafa kenapa" ucap ayah dg bingung.

"Syafa meninggal" ucap bunda.

Ayah pun lalu menemui bunda.

"Innalillahi wainna ilaihi roji’un “ucap ayah sambil memeluk bunda.

Bunda pun mengambil surat yg ada ditanganku. Lalu membacanya.

From : SYAFA ( Bidadari yg telah di panggil ke surga )

Bunda, Ayah, Manda, Indra, Dan semua orang yg aku sayang. Aku menulis surat ini dg terbaring,
dilantai,Dg menahan rasa sakit, dg darah yg terus mengalir dari hidungku. Aku sengaja menulis
surat ini untuk kalian semua, agar kalian tau kalau aku sangat menyayangi kalian.
Aku mau ngasih tau kalian, sebenarnya 4 bulan yg lalu aku sudah mengindap penyakit yg
mematikan Yaitu kanker stadium akhir. Kata dokter umurku sudah tidak lama lagi.
Aku sengaja tidak ngasih tau kalian, karena aku tidak mau kalian merasa sedih dan terbebani
oleh penyakitku ini. Cukup aku yg menderita.
Bunda, Ayah makasih karena kalian telah melahirkanku kedunia ini, dg taruhan nyawa bunda.
Ayah, Bunda yg telah memberikan kasih sayang yg tulus,kalian dg susah payah
mencari nafkah untukku, hanya untuk membahagiakanku.
Aku minta maaf pada kalian, jika selama ini aku sering mengeluh & marah pada kalian.
Tapi perlu kalian tau, Aku sangat mencintai & menyayangi kalian.
Tanpa kalian, aku bukanlah apa-apa.
Terima kasih juga pada sahabatku Manda. Makasih karena kamu telah hadir dalam hidupku dan
Mau Menjadi sahabatku, dan kamu juga yg telah mewarnai hari-hariku selama ini, memberikan
Motivasi-motivasi terbaik dalam hidupku. Dan selalu ada untukku. Maafin aku Manda, akhir-akhir
ini aku telah banyak mengecewakanmu. Sebenarnya waktu ulang Tahunmu aku pengen datang
keacara ulang tahunmu, tapi dg keadaanku yg seperti ini aku terpaksa gak Datang. Dan aku juga
sudah mempersiapkan kado buat sahabat princessku, tapi kadonya Sengaja gak ku kasih sama
kamu. Kadonya aku taro Di laci kamarku. Sampai matipun persahabatan kita gakkan hancur.
Walaupun nantinya kita jauh Tapi hati kita tetap dekat. Pesanku “Tolong jaga Ayah dan Bundaku!
Makasih juga pada Indra, yg telah berkorban untukku, yg rela menungguku di taman sampai
Kehujanan. Dra, sebenarnya aku sayang sama kamu dari dulu, dari waktu pertama kita bertemu
disekolah. Dra, jika nanti aku sudah tiada, tolong jaga sahabatku Manda untukku dan jangan
pernah lupakan aku.
Dan untuk semua, jangan ada yg sedih dg kepergianku. Aku gak ingin melihat air mata keluar
Dari mata orang-orang yg ku sayang. Aku ingin kalian tersenyum, karena aku di sini akan bahagia,
Aku akan bertemu dg tuhanku (ALLAH),karena aku sangat rindu pada_Nya. Nanti akan aku
sampaikan Salam rindu kalian juga pada ALLAH SWT.


Biodata Penulis :
Nama: syarifa ambami (iif)
Tgl lahir: 08-april
School: di ma.darussalam kumalasa, kelas xi(sebelas)
Date : 09- mei - 2013


1 komentar:

bagus,,, kereeennn,,, mantab cerpen nya,,, kunjungi http://nadasyahreza.blogspot.com/


EmoticonEmoticon