Dongeng Anak sebelum tidur 'legenda bunga kemuning'

Halo adik adik dan sahabat cipta karya cerpen semua. Gimana kabarnya hari ini. Baik baik aja donk. Nah, di postingan sebelumnya kan udah ada tuh dongeng asal usul bunga mawar, kali ini admin muncul lagi dengan Dongeng anak pengantar tidur yang lainnya lagi. Masih tentang bunga, yaitu Legenda bunga kemuning. Legenda yang menceritakan tentang asal usul bunga yang satu ini. Udah pada penasan and pengen tau kan apa di balik kisah dari nama bunga kemuning? Ya sudah kita simak langsung aja yuks...

legenda bunga kemuning


Alkisah hiduplah seorang Raja yang memiliki 7 orang putri namun tanpa permaisuri. Karena sang permaisuri sudah meninggal saat melahirkan putri yang bungsu. Masing masing putri di beri nama dengan warna. Yaitu Puteri merah, Puteri jingga, Puteri Hijau, Puteri biru, Puteri Oranye, Puteri Merah Merona dan Puteri Kuning. Masing masing di beri baju sesuai dengan warna namanya masing masing agar sang raja segera mengenalinya walau dari kejauhan. Diantar semua putri, putri kuninglah yang memiliki hati paling mulia.

Pada suatu hari, sang Raja akan melakukan perjalanan yang jauh. Ia pun mengumpulkan ketujuh putrinya. Masing masing di tanyai tentang oleh oleh apa yang di inginkan. Dari ketujuh putri masing masing meminta emas, perhiasan, kain sutra dan semua barang yang mahal kecuali putri kemuning. Saat ditanya ia tidak langsung menjawab. Gadis itu tanpak berfikir untuk sejenak sebelum kemudian ia menjawab.

"Aku hanya ingin Ayah pergi dengan kembali dengan selamat."

Mendengar itu sang raja tersenyum. "Tentu anakku, aku akan kembali dengan selamat. Dan aku pasti juga akan membelikan hadiah yang indah untukmu".

Seiring waktu berlalu, selama sang raja pergi keluakuan ke enam putrinya begitu buruk. Bahkan tak jarang ia memperlakukan putri kemuning dengan semena - mena sampai kemudian sang raja pulang. Melihat kelakuan ke enam putrinya raja merasa sedih. Terlebih ketika melihat nasip sang putri kuning yang hanya di tinggal sendirian sementara kakaknya malah asik bermain main di danau.

"Putri kuning. Ini hadiah untukmu," kata Raja sambil memberikan kalung permata Hijau. "Maafkan ayah. Ayah sudah mencari kalung permata kuning tapi tidak ada."

"Tidak apa ayah. Kalau hijau ini juga terlihat bagus. Terima kasih karena ayah sudah kembali dengan selamat. Akan ku buatkan teh untukmu," kata sang putri kuning.

Ketika Puteri Kuning sedang membuat teh, kakak-kakaknya berdatangan. Mereka ribut mencari hadiah dan saling memamerkannya. Tak ada yang ingat pada Puteri Kuning, apalagi menanyakan hadiahnya.

Keesokan harinya, Puteri Hijau melihat Puteri Kuning memakai kalung barunya. Ketika menyadari kalaung itu berwarna hijau, ia pun merasa kesal. Gadis itupun segera menghasut para saudaranya untuk mencelakai si kuning yang di tuduh sebagai pencuri kalung miliknya. Termakan hasutan putri hijau, akhirnya keenam kakaknya tanpa belas kasihan mengubur putri kuning di taman istana.

Suatu raja mencari putri kuning, namun tidak ada yang tau kemana putri pergi. Semua kakaknya juga tutup mulut saat di tanya. Sang raja menjadi sangat marah. Ia pun meminta para pengawal untuk mencari di mana putri kuning berada.

Tapi tentu saja tidak ada yang berhasil menemukannya. Hingga berhari - hari dan berbulan bulan. Raja menjadi sangat sedih. "Aku ini ayah yang buruk."

Akhirnya sang raja pun mengirim anak anaknya ke tempat yang jauh untuk belajar tentang budi pekerti. Sementara itu raja sering temenung - menung di taman istana. Sedih memikirkan putri kuning yang baik hati tapi telah menghilang tanpa bekas.

Sampai kemudian pada suatu hari tumbuhlan suatu tanaman di atas tempat putri kuning di kubur. Sang raja melihatnya pun merasa heran. "Tumbuhan apakah ini? Batangnya bagaikan jubah sang putri, daunya berkilat laksana batu hijau, bunganya putih kekuningan dan sangat wangi," gumam sang raja yang langsung teringat pada sang pturi. "Baiklah, karena itu kuberi nama ia kemuning."

Sejak itulah bunga kemuning mendapatkan namanya. Tumbuhan yang sangat bermanfaat. Sama seperti sang putri yang selalu menyebarkan kebaikannya.

Sekian.


EmoticonEmoticon